Dewi Sandra Merinding Saat Pertama Kali ke Aceh, Kenapa Ya?

Oleh

Herman Fithra

Dariaceh, Banda Aceh – Dewi Sandra adalah sosok muslim yang kini totality hijrah. Full muslimah. Ke Aceh adalah momen yang tidak terlupakan olehnya. Bahkan ia sampai merinding.

“Dibilang Serambi Mekkah, I get it,” kata Dewi Sandra dikutip dari Channel Youtube NET FAMILY.

Sandra melihat kalau masjid ada dimana-mana dan cantik-cantik. “I get it, Serambi Mekkah.” Alamnya yang hijau dan asri membuat ia betah tinggal di Aceh.

Tidak hanya itu, Museum Tsunami Aceh, menurut ia, adalah salah satu museum terbaik di Indonesia. Sandra memastikan siapa saja pasti akan merinding bila baru pertama kali ke sana.

Saat pertama kali masuk ke museum, cerita Sandra, semua seakan gelap. Selanjutnya melintasi lorong dengan suara gemiricik air membuat ia merinding. Seakan-seakan berada di tengah-tengah hempasan tsunami. “Tinggi sekali kan airnya,” tutur ia.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Dewi Sandra (@dewisandra)

Sandra mengatakan, ia bertambah merinding ketika memasuki sumur do’a. Di sana terdapat nama-nama para korban tsunami dan nama Allah S.W.T dengan tulisan Arab di atasnya.

“Ternyata betapa kecilnya manusia dihadapan Allah. Semua akan kembali kepada-Nya. Hanya caranya saja yang tidak kita ketahui,” tuturnya, “Duh, merinding ini sekujur tubuh.”

Sandra menantang Sarah Sechan (host) untuk ke Aceh. “Teteh harus ke Aceh. Pasti Teteh suka kopinya,” ajak Sandra. “Oooh, saya suka,” timpal Sarah dengan nada senang.

Saat menyusuri jalan-jalan di Aceh, Sandra melihat betapa banyak sekali warung kopi. “Warung kopi, warung kopi, warung kopi. Dimana-mana,” tutur Sandra dengan mimik antara takjub dan heran.

(red)

1

2

3

4

5

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

GREAT

Niat Tayamum, Syarat, Tata Cara dan Rukun Merujuk Hadis...

Niat tayamum harus mengawali perbuatan tayamum. Artikel ini menjelaskan arti tayamum, syarat, tata cara dan rukun berdasarkan hadis Nabi Muhammad Saw.

Aulia Tujuh

Cahaya dari Cahaya-Nya

Inong