Kucing, Hadis dan Kesuciannya

Oleh

Bulughul Maram
#Kitab Thaharah

Hadis #1
Dari Abu Qatatah Ra., bahwa Rasulullah Saw. bersabda tentang kucing, “Sesungguhnya ia tidak najis. Ia hanyalah binatang yang suka keluar masuk rumah kalian.” (HR. Imam Empat. Shahih At-Tirmidzi dan Ibnu Khuzaimah).*

Penjelasan
Hadis ini memiliki sebab (sababul wurud), yaitu suatu ketika Abu Qatatah masuk kemudian mengucurkan air wudhu. Kabsyah berkata, “Tiba-tiba ada kucing yang datang dan meminum. Aku memandangi kucing yang meminum air untuk wudhu itu.” Kabsyah melanjutkan, “Karena Abu Qatatah melihatku memandangi kejadian itu, ia pun bertanya, ‘Apakah kamu heran wahai sepupuku?’ Aku menjawab, ‘Ya.’ Kemudian Qatatah menjelaskan Sabda Nabi Saw. di atas.

Hadis tersebut juga menunjukkan bahwa kucing dan sisa minumannya adalah suci, kecuali jika ada najis yang tampak pada mulut kucing itu.***

Editor Pick



*Shahih. HR. Abu Dawud (75), An-Nasa’i (1/55. 178), At-Tirmidzi (92), Ibnu Majah (367) dan Ibnu Khuzaimah (104) dari jalur Kabsyah binti Ka’ab bin Malik (istri Ibnu Abu Qatatah). At-Tirmidzi berkata, “Hadis ini hasan shahih).”
***Ref.
Syeikh Faishal Alu Mubarak, Mukhtasharul kalam ala Bulugh al-Maram (Bulughul Maram dan penjelasannya), Ummul Qura, hal. 33.

1

2

3

4

5

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

GREAT

Niat Tayamum, Syarat, Tata Cara dan Rukun Merujuk Hadis...

Niat tayamum harus mengawali perbuatan tayamum. Artikel ini menjelaskan arti tayamum, syarat, tata cara dan rukun berdasarkan hadis Nabi Muhammad Saw.

Aulia Tujuh

Cahaya dari Cahaya-Nya

Inong