Hukum Mandi dengan Air Sisa Wanita atau Sebaliknya

Oleh

Ada macam-macam air untuk bersuci dalam Islam. Salah satunya adalah ketentuan air yang suci lagi menyucikan untuk mandi.

Bulughul Maram
#Kitab Thaharah

Hadis #1
Dari seorang laki-laki yang bersahabat dengan Nabi Saw., ia berkata, “Rasulullah Saw. melarang wanita mandi dengan air sisa laki-laki, dan laki-laki mandi dengan air sisa wanita. Dan hendaklah keduanya manciduk (mengambil air) bersama-sama.” (HR. Abu Dawud dan An-Nasa’i, dan sanadnya shahih)

Penjelasan
Larangan dalam hadis ini bersifat tanzih, yaitu meninggalkan lebih baik daripada melakukannya. Meskipun tidak ada hukuman jika melakukannya.

Hadis #2
Dari Ibnu Abbas Ra., bahwa Nabi Saw. pernah mandi dengan air sisa Maimunah Ra. (HR. Muslim)

Editor Pick



Hadis #3
Dalam riwayat Ashhabus Sunan, “Sebagian istri Nabi Saw. mandi di sebuah bejana, lalu beliau datang untuk mandi dengan menggunakan air tersebut. Lalu si istri berkata, “Sesungguhnya aku junub. “Kemudian beliau bersabda, “Sesungguhnya air itu tidak menjadi junub.” (Disahihkan oleh At-Tirmidzi dan Ibnu Khuzaimah)

Penjelasan
Hadis ini berisi dalil atas bolehnya seseorang lelaki mandi dengan air sisa seseorang wanita. Begitu pula sebaliknya. Ini merupakan mayoritas pendapat ahlul ilmi, dan diriwayatkan dari Imam Ahmad dan merupakan bagian dari macam-macam air untuk bersuci.

Namun demikian, terhadap hadis #3, Al-Hafizh Ibnu Hajar ragu dalam menyandarkan hadis ini kepada para pemilik kitab sunan karena An-Nasa’i tidak meriwayatkan hadis ini. Adapun Ibnu Khuzaimah mensahihkan hadis ini meski dengan redaksi yang berbeda.***

***Ref.
Syeikh Faishal Alu Mubarak, Mukhtasharul kalam ala Bulugh al-Maram (Bulughul Maram dan penjelasannya), Ummul Qura, hal. 31.

1

2

3

4

5

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

GREAT

Niat Tayamum, Syarat, Tata Cara dan Rukun Merujuk Hadis...

Niat tayamum harus mengawali perbuatan tayamum. Artikel ini menjelaskan arti tayamum, syarat, tata cara dan rukun berdasarkan hadis Nabi Muhammad Saw.

Aulia Tujuh

Cahaya dari Cahaya-Nya

Inong