Alamat Digitalmu, 100% gratis!

TOPICS :

Asbabun Nuzul Surat Al-Falaq & An-Naas: Ketika Nabi Disihir Yahudi

DARIACEH: Asbabun nuzul Surat Al-Falaq dan An-Naas disebabkan oleh adanya seorang Yahudi bernama Labid bin Al-A’sham asal Madinah yang menyihir Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Kedua surat inilah yang akan menuntut siapa saja yang membacanya menuju tempat perlindungan.

ADVERTISEMENT

Al-Mu’awwidzatain adalah nama lain untuk Surat Al-Falaq dan An-Naas.

Al-Falaq adalah Al-Mu’awwidzatain Al-‘Ula, sedangkan An-Naas merupakan Al-Mu’awwidzatain Ats-Tsaaniyah.

Berikut adalah bunyi dari kedua surat ini,

ADVERTISEMENT

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ (1) مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ (2) وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ (3) وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ (4) وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ (5)

Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki.” (QS. Al-Falaq: 1-5)

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ (1) مَلِكِ النَّاسِ (2) إِلَهِ النَّاسِ (3) مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ (4) الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ (5) مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ (6)

Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhannya manusia, Raja manusia, sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia. (QS. An-Naas: 1-6)

ADVERTISEMENT

Baca juga: Kisah Nabi Muhammad Menerima Wahyu, Menggetarnya Sikap Khadijah

Asbabun Nuzul Al-Falaq dan An-Naas

Di dalam sebuah hadist dari Aisyah Radhiyallahu ‘anhu, seorang Yahudi dari Bani Zuraiq yang bernama Labid bin Al-A’sham pernah menyihir Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Bahkan dia membuat beliau seolah-olah sedang melakukan sesuatu, padahal tidak berbuat apa-apa.

Sampai beliau berada di sisiku, tetapi beliau terus berdoa dan berdoa.

Kemudian beliau bersabda, “Wahai Aisyah, apakah kamu tahu bahwa Allah telah memberikan jawaban kepadaku tentang apa yang aku tanyakan kepada-Nya tentang sihir? Ada dua orang yang mendatangiku, satu duduk di dekat kepalaku dan yang satunya lagi berada di dekat kakiku.”

Lalu salah seorang dari mereka berkata kepada temannya, “Sakit apa orang ini?”

“Terkena sihir,” sahut temannya.

“Siapa yang telah menyihirnya?” tanya temannya lagi.

Temannya menjawab, “Labid bin Al-A’sham.”

“Dalam bentuk apa sihir itu?”

Dia menjawab, “Pada sisir dan rontokan rambut ketika disisir, dan kulit mayang kurma jantan.”

“Lalu, di mana semuanya itu berada?” tanya temannya.

Dia menjawab, “Di sumur Dzarwan.”

Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mendatangi sumur itu bersama beberapa orang sahabat beliau.

Lalu, beliau datang dan berkata, “Wahai Aisyah, seakan-akan airnya berwarna merah seperti perasan daun pacar, dan seakan-akan kulit mayang kurmanya seperti kepala setan.”

Lalu kutanyakan, “Wahai Rasulullah, tidakkah engkau meminta dikeluarkan?”

Beliau menjawab, “Allah telah menyembuhkanku, sehingga aku tidak ingin memberi pengaruh buruk kepada umat manusia dalam hal itu. Kemudian beliau memerintahkan untuk menimbunnya, maka semuanya pun ditimbun dengan segera.” (HR. Bukhari, No. 5763 dan Muslim, No. 2189).

Dalam Kitab ‘Ad-Dalail, mengutip hadist sama dengan perawi Abu Nu’aim dari Abi Jakfat Ar-Razai Ar-Rabi’ bin Anas dari Anas bin Malik, bahwa dua orang yang mendatangi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam itu adalah malaikat.

Malaikat Meruqyah Nabi Muhammad

Setelah Labid bin Al-A’sham Al-Yahudi di Madinah menyihir Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, turunlah surah Al-Mu’awwidzatain ini.

Jibril ‘alaihis salam lantas meruqyah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian Allah memberikan kesembuhan.

Abu Sa’id Al-Khudri Radhiyallahu ‘anhu menceritakan kisah datangnya Jibril untuk meruqyah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Jibril berkata, “Wahai Muhammad, apakah engkau sakit?”

Beliau menjawab, “Iya, benar.” Jibril lalu mengucapkan,

بِسْمِ اللهِ أَرْقِيْكَ، مِنْ كُلِّ شَيْءٍ يُؤْذِيْكَ، مِنْ شَرِّ كُلِّ نَفْسٍ أَوْ عَيْنِ حَاسِدٍ اللهُ يَشْفِيْكَ، بِسْمِ اللهِ أَرْقِيْكَ

Bismillahi Arqiika min kulli syai’in yu’dziika, min syarri kulli nafsin aw ‘aini haasidin. Allahu yasy-fiika bismillaahi arqiika

“Dengan nama Allah aku meruqyahmu, dari segala sesuatu yang mengganggumu, dan dari keburukan penyakit ‘ain yang timbul dari pandangan mata orang yang dengki. Semoga Allah menyembuhkanmu. Dengan nama Allah aku meruqyahmu.” (HR. Muslim, No. 2186).

Jadi, kisah di ataslah yang menjadi asbabun nuzul Surat Al-Falaq dan A-Naas.


BERITA LAINNYA

ADVERTISEMENT

Related stories:

6 Tips Mendidik Anak Menurut Islam di Dalam Surat Luqman

D‌ARIACEH: Anak adalah amanah Tuhan yang dititipkan kepada kita sebagai penerus kehidupan di muka bumi ini. Kehadirannya ke dunia merupakan takdir Ilahi. Karenanya Allah...

Portal Islam Terbaik di Indonesia

DARIACEH: Belajar Islam secara online kini seolah menjadi trend tersendiri untuk sebagian kalangan. Terlebih kini banyak portal Islam berseliweran di internet. Padahal berguru secara...

Wara Sebagai Syarat Mencapai Kebahagiaan

Wara adalah salah satu jalan untuk mencapai konsepsi bahagia dalam Islam.Secara bahasa wara berasal dari kata "taharruj" yang artinya menjauhi dosa atau berhati-hati. Sedangkan menurut...

Duka Palestina dalam Angka dan Cerita versi Aljazeera

Mahmoud ingin menjadi jurnalis, sama seperti ayahnya. Bertekad untuk berbagi kisah tanah airnya dengan dunia, remaja berusia 16 tahun, yang dikenal sebagai “Wael muda” bersama...

Mengenal Pemimpin dan Aturan Mentaatinya

Bahkan terkadang terdapat orang yang membaca ayat yang artinya, “Taatlah akan Allah dan taatlah akan Rasul dan ulil amri.”

Seberapa artikel ini bermanfaat bagi Anda?

0 dari 5

Tinggalkan ulasan

Dapatkan update artikel pilihan Dariaceh.com dengan bergabung ke Instagram “dariacehcom” dan laman Facebook “Dariaceh.com”.  

TERKINI

Yuk! Cek DPT Online, Lokasi dan Syarat Memilih di TPS

Cek DPT online.kpu.go.id pada Pemilu 2024 dapat dilakukan melalui alamat resmi KPU. Ketahui cara ceknya, lokasi dan syarat memilih di sini!

15 Universitas Islam Terbaik Tahun 2023 versi 3 Lembaga Internasional

DARIACEH: Tiga situs dari lembaga pemeringkatan kampus terbaik di dunia, yaitu Webometrics, EduRank, dan UniRank sepanjang tahun 2023 telah mengumumkan kembali mana saja universitas...

6 Tips Mendidik Anak Menurut Islam di Dalam Surat Luqman

D‌ARIACEH: Anak adalah amanah Tuhan yang dititipkan kepada kita sebagai penerus kehidupan di muka bumi ini. Kehadirannya ke dunia merupakan takdir Ilahi. Karenanya Allah...

Portal Islam Terbaik di Indonesia

DARIACEH: Belajar Islam secara online kini seolah menjadi trend tersendiri untuk sebagian kalangan. Terlebih kini banyak portal Islam berseliweran di internet. Padahal berguru secara...

Wara Sebagai Syarat Mencapai Kebahagiaan

Wara adalah salah satu jalan untuk mencapai konsepsi bahagia dalam Islam.Secara bahasa wara berasal dari kata "taharruj" yang artinya menjauhi dosa atau berhati-hati. Sedangkan menurut...

Islam Digest

Bos Hyundai Asia Pacific Jadi Mualaf...

Lee betah hingga sebulan penuh tinggal di sebuah keluarga Aceh. Usianya baru 23 tahun. Lima tahun kemudian ia mantap menjadi mualaf.

Surat-Surat Sultan Aceh vs Belanda Menjelang...

Sultan Aceh terang menyatakan menolak mengakui kedaulatan Sri Paduka Raja Belanda atas Aceh. Inilah awal invasi ke-1 Belanda, April 1873.

Karya dan Aceh Dimata Ulama Sejak...

Aceh adalah kiblat utama dalam sejarah tradisi keilmuan Islam di Asia Tenggara. Ulama Aceh juga mengilhami karya ulama nusantara berikutnya.

10 Top Website Universitas Terbaik Dunia...

Website yang simpel dan mobile friendly kini menjadi pilihan semua universitas terbaik di dunia dan Indonesia saat ini.

Mengupas Kembali Peutuah Abu Tumin tentang...

“Tidak ada ilmu yang lebih indah selain ilmu iman.” -- Abu Tumin Blang Bladeh

dariaceh