Perang Aceh

Perang Aceh (1873-1904): Perspektif Global dari Istanbul dan Kairo dalam Surat Kabar Basiret

Perang Aceh (1873-1904), salah satu peristiwa paling monumental dalam sejarah Indonesia, tidak hanya mempengaruhi nasib Aceh, tetapi juga menarik perhatian dunia internasional, termasuk negara-negara besar di Timur Tengah.

Cut Nyak Dhien

Usianya terus menua. Menginjak 51 tahun ketika Umar syahid di Lhok Bubon 11 Februari 1899. Ia terus berjuang dengan sebilah rencong, meskipun mata rabun dan pinggangnya encok.
- Advertisement -

Surat-Surat Sultan Aceh vs Belanda Menjelang Perang

Sultan Aceh terang menyatakan menolak mengakui kedaulatan Sri Paduka Raja Belanda atas Aceh. Inilah awal invasi ke-1 Belanda, April 1873.
- Advertisement -

Teuku Umar

Teuku Umar dan Cut Nyak Dhien adalah dua sepupu. Mengalir darah Minangkabau. Teuku Umar lahir tahun 1854. Ayahnya seorang Uleebalang.

- A word from our sponsor -

Page 1 title

See who made it on the list of the most songs Aceh

Categories

Islam

Islam: ˈˈvidēō

News

Aceh: ˈmyo͞ozik

Historia

Gambus: ˈmyo͞ozik

ˈprōˌfīl