Sejarah Islam di Aceh Abad 1 H, Dikalahkan Propaganda Snouck Hurgronje?

Oleh

The first muslims to visit Indonesia were presumably sevent century Arab traders who stopped at Sumatra an route to China. —Harry W Hazard menulis dengan sangat gamblang dalam bukunya Atlas of Islamic History tentang sejarah Islam di Aceh.

Tetapi kalau ada pertanyaan kapan pertama kali Islam masuk ke Nusantara? Jawaban paling umum adalah abad ke-16 Masehi. Dibawa oleh pedagang dari Gujarat. Gujarat adalah negara bagian barat India.

The first muslims to visit Indonesia…, Hazard tegas menyatakan bahwa orang muslim pertama yang datang ke Indonesia adalah pedagang Arab. Mereka singgah di Indonesia dalam perjalanannya menuju Tiongkok. Mereka datang ke Sumatra sekitar tahun 674 Masehi.

Baca juga: Kedatangan Orang Arab Abad 1 H di Aceh [Tashi] Dalam Catatan Tionghoa

Baru setelah kedatangan pedagang Arab, tahun 1100 Masehi datang pedagang dari Gujarat yang berniaga lada. Betul bahwa mereka juga sangat berkontribusi dalam memperkenalkan Islam melalui metode kolaborasi dakwah dan perniagaan.

Moen J.L dalam studinya tentang Srivijaya, Java, dan Kataha menyebutkan, Aceh adalah penghasil parfum sen spicerijen. Penelitian yang juga menyebutkan bahwa Aceh [Tashi dalam catatan Tiongkok] sebagai wilayah tempat berkembangnya kerajaan-kerajaan penghasil wangi-wangian dan rempah-rempah.

Status Aceh sebagai penghasil repah-rempah inilah yang menarik minat para pedagang Arab untuk singgah. Maka kesimpulannya adalah Islam masuk ke Aceh [Tashi] melalui jalur perdagangan orang-orang Arab pada awal abad Hijriyah.

Karena itulah, sangat mungkin para pedagang Arab mendirikan pemukiman-pemukiman niaga di sepanjang pesisir Barat Sumatera.

Penelitian Internasional

Editor Pick


Profesor Syed Naguib Al-Attas, melansir dari catatan dalam buku Aceh Sepanjang Abad, H. Mohammad Said juga pernah menulis tentang ini. Ia menyebutkan, satu-satunya catatan tentang sejarah Islam di Aceh pada abad 1 Hijriyah dan pemukiman orang-orang Arab di Sumatra bersumber dari laporan Tiongkok.

Dewan Bahasa dan Pustaka, Kuala Lumpur kemudian menerbitkan penelitian dari Profesor Syed Naguib Al-Attas ini. Pemukiman-pemukiman Arab menurutnya, telah ada sejak tahun 55 Hijriyah atau 674 Masehi.

Seorang Profesor Pakistan, Sayid Qadarullah Fatimi mengatakan, perkembangan Islam di Indonesia terdiri dari tiga fase utama.

  • Permulaan tahun 1974. Ini adalah fase kontak awal Islam di Indonesia. Khususnya dari pedagang-pedagang Arab yang mendirikan pemukiman di Sumatra [Tashi]. Datangnya padagang-pedagang Arab muslim pada masa ini juga dikenal dengan peristiwa Tahi atau Ratu Sima.
  • Tahun 878. Pada fase ini, Islam mulai masuk ke kota-kota pantai di Sumatra.
  • Tahun 1204. Islam mulai memperoleh kekuasaan politik dan berkembang secara besar-besaran ke seluruh wilayah Nusantara. Dimulai dari Aceh.

Dikalahkan Propaganda Snouck Hurgronje?

Dalam pendapat Snouck Hurgronje, Islam baru datang ke Indonesia setelah berkembang berabad-abad. Hal ini merupakan pendapat yang paling berkembang hingga saat ini. Drewes, Profesor pada Leiden University, orang barat. Ahli ilmu-ilmu Islam dan ketimuran juga menyatakan dukungannya atas pendapat ini.

Tetapi Profesor Drewes sebenarnya adalah pengganti dari Snouck Hurgronje itu sendiri.

Pendapat ini tentu saja seolah-olah ingin mengatakan bahwa Marco Polo lah sebagai orang pertama yang discovered (menemukan) atas Sumatra. Hal yang juga seolah-oleh ingin mengatakan bahwa Islam di Aceh tidak masuk langsung melalui Arab, tetapi lewat jalur perdagangan orang-orang India.***

[bersambung]

1

2

3

4

5

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

GREAT

Niat Tayamum, Syarat, Tata Cara dan Rukun Merujuk Hadis...

Niat tayamum harus mengawali perbuatan tayamum. Artikel ini menjelaskan arti tayamum, syarat, tata cara dan rukun berdasarkan hadis Nabi Muhammad Saw.

Aulia Tujuh

Cahaya dari Cahaya-Nya

Inong