Trading Halal Menurut MUI dan IDX, Jangan Asal Cepat Kaya!

Oleh

ADVERTISEMENT

DARIACEH: Trading kini menggema lagi di media arus utama maupun media sosial. Apalagi kalau bukan setelah kasak-kusuk Indra Kenz dan Doni Salmanan. Keduanya terjerat kasus trading yang memperjual belikan produk binary option. Indra Kenz terjerat Binomo dan Doni Salmanan tersandung Quotex yang keduanya adalah ilegal. Di tengah isu ini, sebenarnya adakah trading halal?

Apa itu Trading?

Trading berasal dari bahasa Inggris, “Trade” yang artinya bertukar. Dalam bahasa istilah dapat didefinisikan sebagai pertukaran antara satu barang atau jasa yang melibatkan pihak ketiga.

Dahulu, sebelum ada mata uang, trading terkenal dengan istilah barter, misalnya, petani menukar beras dengan ikan yang dibawa nelayan.

ADVERTISEMENT

Kini, setelah ada mata uang, pertukaran semacam itu berganti dengan uang. Sesuai nilai harga barang atau jasa tersebut yang berlaku di pasar/pusat perdagangan.

Seiring dengan perkembangan tekhnologi, “Trade” berkembang lagi menjadi pasar uang atau istilah sekarang trading forex.

Jenis Trading

Secara umum hanya ada dua jenis trading, yaitu trading saham dan trading forex. Tetapi dalam perkembangannya, banyak pelaku bisnis mengembangkan trading dengan berbagai macam jenis produk. Tidak jarang mengandung unsur judi, seperti binary option karena bersifat spekulasi tinggi yang merugikan trader.

Berikut penjelasan apa itu trading saham dan trading forex.

1. Trading Saham

Sebagian orang mengira bahwa trading saham adalah investasi saham. Padahal, kedua jenis intrumen ini menggunakan platform yang berbeda.

Ciri utama trading saham adalah punya waktu transaksi yang lebih singkat. Biasanya orang membeli dan menjual saham saat sedang terjadi fluktuasi harga.

2. Trading Forex

Trading foreign exchange atau trading forex menggunakan kurs mata uang sebagai syarat transaksi. Keuntungannya sangat tergantung dari naik-turun kurs (nilai tukar) mata uang. Mereka yang bermain trading forex bisa untung dan rugi dalam jumlah banyak. Tergantung fkultuasi kurs mata uang.

Trading forex biasa juga bersifat berjangka dalam waktu yang lama, untuk mencari keuntungan dan tidak tunai. Prinsip inilah yang dikritisi Majelis Ulama Indonesia (MUI) kaena cenderung spekulatif yang membuatnya haram. Jadi, beberapa trading forex sebenarnya masih jauh dari trading halal.

Baca juga: Kenali 5 Hal ini Agar Hasil Sahammu Tetap Halal

Binary Option

Binary option atau opsi binari tidak ubahnya adalah judi berkedok trading. Satgas Waspada Investasi (SWI) mengutip dari Jasa Otoritas Keuangan (OJK) juga sudah meminta masyarakat untuk mewaspadai binary option karena merugikan.

Ketua SWI, Tongam L. Tobing mengatakan, binary option adalah kegiatan perdagangan online yang bersifat judi dan ilegal.

Tongam menjelaskan bahwa dalam binary option tidak ada barang yang diperdagangkan dan hanya bersifat untung-untungan. Menang atau kalah hanya begantung dalam menebak harga suatu komiditi, naik atau turun dalam periode tertentu.

SWI sendiri pada pertengahan Februari 2022 lalu sebenarnya telah pernah memanggil sejumlah afiliator dan influencer yang terkait dengan binary option, seperti di Binomo, Quotex, Olymptrade, dan Octa FX. SWI meminta mereka untuk menghentikan promosi produk binary option tersebut.

Kalau sudah begini, mudah untuk mengambil kesimpulan bahwa tentu saja binary option bukanlah trading halal.

Trading Halal Dalam Islam

Jual beli mata uang dalam Islam dikenal dengan nama Al-Sharf. Karena transaksi dan perdagangan nilai mata uang yang berbeda-beda, maka hukumnya juga berbeda.

Tetapi, prinsip dasarnya jual beli dalam Islam mengutamakan kemaslahatan umat manusia.

Maka sebenarnya hukum dari jual-beli adalah halal, tetapi akan berubah menjadi haram bila mengandung unsur riba. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat Al-Baqarah, ayat 275,

… وَاَحَلَّ اللّٰهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبٰواۗ…

“Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.”

Sedangkan dalam sebuah hadis Rasulullah nyata menyatakan bahwa jual beli harus bersifat tunai.

Dalam hadis riwayat Muslim, Abu Daud, Tirmizi, Nasa’i, dan Ibn Majah, dengan teks Muslim dari ‘Ubadah bin Shamit, Nabi s.a.w. bersabda,

الذَّهَبُ بِالذَّهَبِ وَالْفِضَّةُ بِالْفِضَّةِ وَالْبُرُّ بِالْبُرِّ وَالشَّعِيرُ بِالشَّعِيرِ وَالتَّمْرُ بِالتَّمْرِ وَالْمِلْحُ بِالْمِلْحِ مِثْلاً بِمِثْلٍ سَوَاءً بِسَوَاءٍ يَدًا بِيَدٍ فَإِذَا اخْتَلَفَتْ هَذِهِ الأَصْنَافُ فَبِيعُوا كَيْفَ شِئْتُمْ إِذَا كَانَ يَدًا بِيَدٍ

“(Juallah) emas dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan gandum, sya’ir dengan sya’ir, kurma dengan kurma, dan garam dengan garam (dengan syarat harus) sama dan sejenis serta secara tunai. Jika jenisnya berbeda, juallah sekehendakmu jika secara tunai.”

Begitupula dalam hal perjanjian, umat Islam terikat untuk tidak melakukan perjanjian yang menghalalkan yang haram maupun sebaliknya. Dalam hadis riwayat Tirmidzi dari ‘Amr bin ‘Auf al- Muzani, Nabi s.a.w. bersabda,

الصُّلْحُ جَائِزٌ بَيْنَ الْمُسْلِمِينَ إِلاَّ صُلْحًا حَرَّمَ حَلاَلاً أَوْ أَحَلَّ حَرَامًا وَالْمُسْلِمُونَ عَلَى شُرُوطِهِمْ إِلاَّ شَرْطًا حَرَّمَ حَلاَلاً أَوْ أَحَلَّ حَرَامًا

“Perjanjian boleh antara kaum muslimin, kecuali perjanjian yang mengharamkan yang halal atau menghalalkan yang haram. Kaum muslimin terikat dengan syarat-syarat mereka kecuali syarat yang mengharamkan yang halal atau menghalalkan yang haram.”

Trading Halal Menurut MUI

Dalam fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI, Nomor: 28/DSN-MUI/III/2002 tentang Jual Beli Mata Uang (Al-Sharf), jual beli mata uang atau trading halal pada dasarnya boleh asal mengikuti beberapa ketentuan hukum Islam (syara’).

Beberapa ketentuan itu seperti:

  • Jual beli mata uang tidak untuk berspekulasi atau mencari keuntungan atau bersifat untung-untungan.
  • Ada kebutuhan transaksi atau sebagai simpanan yang sifatnya untuk berjaga-jaga.
  • Untuk jual beli dengan mata uang yang sama atau sejenis, maka nilanya harus sama dan transaksinya harus tunai.
  • Apabila menggunakan mata uang berlainan jenis, maka nilai tukarnya (kurs) adalah yang berlaku pada saat transaksi dan harus secara tunai.

Transaksi Valuta Asing

DSN MUI membagi empat jenis transaksi valuta asing (Valas). Dari empat jenis transaksi tersebut, DSN MUI hanya membolehkan satu jenis traksaksi yang waktunya tidak melebihi dari dua hari.

Berikut jenis-jenis transaksi valuta asing menurut DSN MUI beserta hukumnya:

1. Transaksi Spot

Prinsip dari transaksi jenis ini adalah over the counter atau penyerahan terjadi pada saat pembelian dan penjualan atau penyelesaiannya paling lama dalam jangka waktu dua hari.

Dispensasi dua hari masih dianggap tunai sebagai proses penyelesaian yang tidak terhindarkan bila itu merupakan bagian dari transaksi internasional.

Hukumnya adalah boleh.

2. Transaksi Forward

Pada transaksi ini, nilai (harga) yang berlaku adalah nilai yang ada dalam perjanjian pada saat sekarang, tetapi diberlakukan untuk waktu yang akan datang. Waktunya adalah dalam rentang antara 2 x 24 jam sampai dengan satu tahun.

Prinsip di sini adalah trader membuat perjanjian harga masa sekarang (muwa’adah), tetapi penyerahannya baru terjadi pada masa yang akan datang. Padahal harga pada waktu penyerahan tersebut belum tentu sama dengan nilai yang menjadi kesepakatan.

Hukumnya adalah haram, kecuali dalam bentuk forward agreement untuk kebutuhan yang tidak dapat terhindarkan (lil hajah).

3. Transaksi Swap

Ini adalah kontrak pembelian atau penjualan dengan harga spot, tetapi terjadi kombinasi pembelian antara penjualan Valas yang sama dengan harga forward.

Hukumnya haram karena bersifat spekulasi dan mengandung unsur judi (maisir).

4. Transaksi Option

Jenis traksaksi option yaitu kontrak untuk memperoleh hak dalam rangka membeli atau hak untuk menjual yang tidak harus dilakukan atas sejumlah unit Valas pada harga dan jangka waktu atau tanggal akhir tertentu.

Hukumnya haram karena bersifat spekulasi dan mengandung unsur judui (maisir).

Trading Halal di IDX

Sejatinya tidak ada jalan halal untuk kaya mendadak, semua bisnis butuh proses dan harus bersifat untuk kemaslahatan umat manusia secara umum.

Untuk itu, ada banyak cara dan jenis investasi halal. Salah satunya adalah dengan bergabung dalam Shariah Online Trading System (SOTS).

Mengutip IDX, ini adalah sistem transaksi saham syariah secara online yang memenuhi prinsip-prinsip syariah di pasar modal. Ia awalanya dikembangkan oleh anggota bursa untuk mereka yang ingin melakukan transaksi saham secara syariah.

Sistem SOTS ini telah mendapat sertifikasi DSN-MUI dan merupakan penjabaran dari fatwa DSN-MUI No. 80 tahun 2011 tentang Penerapan Prinsip Syariah Dalam Mekanisme Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas di Pasar Reguler Bursa Efek.

Dalam praktiknya, SOTS menganut beberapa prinsip, yaitu:

  • Mereka hanya membatasi transaksi pada saham-saham syariah.
  • Transaksi untuk membeli saham syariah hanya dapat bersifat tunai atau cash-basis transaction, dan tidak boleh ada transaksi margin atau margin trading.
  • Tidak dapat melakukan transaksi jual saham syariah yang belum dimiliki atau short selling.
  • Tidak hanya itu, laporan kepemilikan saham syariah juga dipisah dengan kepemilikan uang, sehingga saham syariah yang dimiliki tidak dihitung sebagai modal (uang).

Di IDX sendiri saat ini terdapat 16 anggota bursa yang sudah memiliki SOTS.

ADVERTISEMENT

Kenapa Obat Sirup Picu Gagal Ginjal? Amankah Obat Tablet? Ini Penjelasannya

BANDA ACEH: Kasus gagal ginjal akut menimpa ratusan anak di Indonesia. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga telah menghimbau untuk menghentikan penggunaan obat sirup. Hal ini...

Mengupas Kembali Peutuah Abu Tumin tentang Malakat Kana Lam Jaroe…

“Tidak ada ilmu yang lebih indah selain ilmu iman.” -- Abu Tumin Blang Bladeh

Karya dan Aceh Dimata Ulama Sejak Tahun 1337 Masehi

Aceh adalah kiblat utama dalam sejarah tradisi keilmuan Islam di Asia Tenggara. Ulama Aceh juga mengilhami karya ulama nusantara berikutnya.

Surat-Surat Sultan Aceh vs Belanda Menjelang Perang

Sultan Aceh terang menyatakan menolak mengakui kedaulatan Sri Paduka Raja Belanda atas Aceh. Inilah awal invasi ke-1 Belanda, April 1873.

BI Perbarui Gambar Tjut Meutia di Uang 1000 Tahun Emisi 2022

DARIACEH: Bank Indonesia (BI) bersama Kementerian Keuangan resmi meluncurkan tujuh pecahan uang rupiah kertas tahun emisi 2022, kemarin (18/8). Salah satunya, uang 1000 dengan...

In Memoriam Prof Muslim: Dari Analogi Kereta Api Hingga Anggaran di DPRA

Dengan agak sedikit tergopoh-gopoh saya menyusul sosok ketua MPU Aceh dari belakang. Bayang tubuhnya yang disinari temaram lampu terlihat menunduk. “Maaf, hari ini saya...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ulama Pemegang Sah Mandat Kesultanan Aceh?

Sultan Tuanku Muhammad Daud Syah memberikan mandat kepada para ulama untuk menjalankan pemerintahan di Kesultanan Aceh.

Perang Aceh dan Cara Teuku Umar Memperlakukan Perempuan Amerika

Peristiwa Hok Canton lalu menjadi catatan sejarah Perang Aceh yang menaikkan gengsi Umar di mata internasional.

Nyanyian Sang Kekasih di Negeri Kaitetu

Hari ini. Aku dan Bunga telah berada di sini. Untuk belajar. Meresapi kata-kata ibuku itu. Menyingkap tabir kami. Agar generasi di belakang kami memperoleh cahaya-Nya.

2 Jenis Haram dan 5 Alasan Kenapa Halal Sangat Penting

Gaya hidup halal, mulai dari makanan hingga harta benda menjadi kewajiban utama bagi setiap muslim.

Strategi Kolaborasi Pembelajaran Tatap Muka Dengan Google Classroom

Mengkolaborasikan pembelajaran tatap muka dengan Google Classroom akan membuat proses belajar mengajar menyenangkan dan berkualitas.

Bos Hyundai Asia Pacific Jadi Mualaf...

Lee betah hingga sebulan penuh tinggal di sebuah keluarga Aceh. Usianya baru 23 tahun. Lima tahun kemudian ia mantap menjadi mualaf.

Kedatangan Orang Arab Abad 1 H...

Islam di Aceh pada abad pertama hijriyah dapat dilihat dari catatan orang Tionghoa. Diantaranya ditandai dengan keberadaan orang-orang Tashi.

Surat-Surat Sultan Aceh vs Belanda Menjelang...

Sultan Aceh terang menyatakan menolak mengakui kedaulatan Sri Paduka Raja Belanda atas Aceh. Inilah awal invasi ke-1 Belanda, April 1873.

Ulama Pemegang Sah Mandat Kesultanan Aceh?

Sultan Tuanku Muhammad Daud Syah memberikan mandat kepada para ulama untuk menjalankan pemerintahan di Kesultanan Aceh.

Beda Jauh, Sekeren inikah Taman Putroe...

Taman Ghairah adalah nama asli dari Taman Putroe Phang. Mengalir sungai Darul 'Ishki yang airnya bisa langsung diminum.

dariaceh

GREAT

Ketentuan Menulis

Selamat Datang di Dariaceh.com Keberadaan kami adalah untuk menjembatani komunitas dan pribadi menulis yang terapung dalam karya yang tidak pernah berkesudahan. Kami percaya karya terbaik...